Ciamis - Senin, 6 Juli 2026 menjadi hari yang dinanti warga Dusun Urug, Desa Pusakasari, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis. Pembangunan jalan usaha tani yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian mereka, kini mendapat perhatian penuh. Monitoring langsung dilakukan untuk memastikan setiap jengkal pengerjaan berjalan lancar, demi terwujudnya akses yang lebih baik dan manfaat yang segera dirasakan oleh masyarakat.
Serda Aji seno yuda, Babinsa Desa Pusakasari dari Koramil 1308/Cipaku, terlihat aktif di lapangan, mengawasi setiap tahapan pembangunan. Kehadirannya bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap kelancaran proyek yang sangat vital bagi kehidupan sehari-hari warga.
“Kami sangat berharap jalan ini segera selesai dan memudahkan kami membawa hasil panen ke pasar. Selama ini, kadang sulit sekali, ” ujar Bapak Redi, salah seorang warga Desa Pusakasari Dusun Urug, dengan senyum penuh harap.
Kepala Desa Pusakasari, Bapak Nanang suryadin s, s ag, turut mengapresiasi upaya monitoring yang dilakukan. “Pembangunan jalan usaha tani ini adalah prioritas kami. Kami ingin warga kami merasakan dampak positifnya secepat mungkin, baik dari sisi ekonomi maupun kemudahan akses, ” katanya.
Danramil 1308/Cipaku, Kapten Inf Eka jainal Arifin, S.H, M.H, CNSP, menekankan pentingnya sinergi dalam pembangunan. “Ini adalah bukti nyata kolaborasi antara TNI dan masyarakat. Kami hadir untuk mendukung dan memastikan program-program pemerintah, terutama yang menyangkut kesejahteraan rakyat, berjalan optimal, ” tuturnya.
Dukungan terhadap proyek pembangunan infrastruktur desa seperti ini tidak hanya datang dari tingkat kecamatan. Komandan Kodim 0613/Ciamis, Letkol Inf. Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum., juga memberikan perhatian serius. “Setiap pembangunan yang bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat adalah prioritas kami. Jalan usaha tani ini akan membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi petani, ” jelasnya.
Perhatian ini terus berjenjang hingga ke tingkat yang lebih tinggi. Komandan Korem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M, menyatakan komitmennya untuk mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. “Program jalan usaha tani adalah investasi jangka panjang untuk kemandirian ekonomi desa, ” tegasnya.
Bahkan, Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM, mengapresiasi inisiatif dan kerja keras yang dilakukan di lapangan. “Tentara lahir dari rakyat dan bekerja untuk rakyat. Program seperti ini menunjukkan bagaimana kemanunggalan TNI dengan rakyat dapat mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, ” pungkasnya.(PERS)

Updates.